LYLA, Meluncurkan Album Terbaru Yang Berjudul “Jamuan Musim Semi”

 LYLA, Meluncurkan Album Terbaru Yang Berjudul “Jamuan Musim Semi”

Setelah 8 Tahun, Lyla Akhirnya Rilis Album Fisik Jamuan Musim Semi.  Grup musik Lyla akhirnya meluncurkan album terbaru yang berjudul Jamuan Musim Semi. Album ke-6 tersebut berisi 12 lagu yang dirilis dalam format fisik dan digital. Bagi Lyla, peluncuran album Jamuan Musim Semi punya arti sangat penting karena menjadi bukti eksistensi di usia ke-18.

Grup beranggotakan Ario (vokal), Fare (gitar), Dennis (bas), Dharma (kibor), Difin (drum) itu itu genap berumur 18 tahun pada 2024 ini.

“Lyla terakhir punya album itu 8 tahun lalu, kebayang kan hausnya kami buat punya album lagi? Album ini jadinya gila banget, dan buat saya, ini album terbaik Lyla sejauh ini, terus hari ini musisi jarang banget yang berani dan punya kesempatan buat punya album,” kata Dharma Lyla.

Jamuan Musim Semi sepakat dipilih Lyla sebagai judul album karena ingin menggambarkan betapa bersemi dan indahnya album ke-6 tersebut. “Ibarat pelangi sehabis hujan, tahun-tahun terakhir menjadi berat banget buat kami, tetapi pada akhirnya banyak hambatan dan kesulitan yang kami lalui bareng-bareng dan kami bekerja keras hingga akhirnya berhasil menemukan versi terbaik Lyla hari ini,” jelas Fare Lyla.

Album Jamuan Musim Semi begitu spesial dari segi materi lagu. Sebab, untuk kali pertama kalinya semua personel Lyla menyumbang lagu. Bahkan, Naga, mantan vokalis Lyla sebelum Ario juga turut membuat lagu untuk album tersebut.

“Tujuannya untuk memberikan pengalaman ke pendengar Lyla bagaimana perbedaan sudut pandang masing-masing personel, sebab 5 album sebelumya cuma Fare dan Naga saja yang terlibat dalam pembuatan lagu,” jelas Difin Lyla.

Tidak hanya itu, Lyla juga memperkaya album Jamuan Musim Semi dengan berkolaborasi bersama beberapa tokoh. Lyla menggandeng penyanyi dan musisi lintas genre yang membuat album tersebut terdengar lebih kontemporer, tidak hanya pop khas Lyla selama ini. Salah satu contohnya, Lyla mengajak musisi kenamaan Mondo Gascaro sebagai co-producer, Nissan Fortz musisi jazz asal Bandung yang turut mengisi instrumen banjo pada lagu Ga Romantis yang didaur ulang, maestro biola Hendri Lamiri.

Selain itu, Lyla juga reuni dengan mantan drummer yakni Amec, serta kolaborasi dengan Aldi Taher, Tereza Fahlevi, dan Tasha Bouslama. Personel Lyla merampungkan album Jamuan Musim Semi dalam waktu nyaris 3 tahun. Waktu digunakan untuk pengumpulan lagu dan workshop, ditambah 3 bulan untuk proses rekaman yang dilakukan di 2 kota yaitu Bandung dan Jakarta.

“Ini adalah bentuk utuh saya bersama Lyla, berada di titik ini merupakan pengalaman yang enggak pernah saya bayangkan, bisa punya album, berkontribusi lagu untuk Lyla, dapat ilmu dari proses rekaman dan banyak hal lain. Saya sudah sangat blend dengan Lyla dalam album ini,” ucap Ario Lyla.

Peluncuran album Jamuan Musim Semi lahir berkat Magic No.7 Records bekerja sama dengan Gmi Records sebagai label musik untuk Lyla dan J83 sebagai management. Album Jamuan Musim Semi dari Lyla sudah bisa didapatkan di outlet KFC seluruh Indonesia.

About Author

Irwan Johns

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *