Cellosux Merilis Single Baru “Don’t You Forget About Me” Bersamaan dengan Album Kedua “Sorry For Everything Goodbye Forever”

Cellosux Merilis Single Baru “Don’t You Forget About Me” Bersamaan dengan Album Kedua “Sorry For Everything Goodbye Forever”

Artis bedroom pop asal Jakarta, Cellosux, dengan mengumumkan perilisan single baru dia “Don’t You Forget About Me” dan album kedua dia “Sorry For Everything Goodbye Forever.” Lagu yang penuh perasaan ini menampilkan bakat unik cellosux dan menandai highlight dalam perjalanan musik mereka.

“Don’t You Forget About Me” mengangkat tema cinta, kehilangan, dan melanjutkan hidup, mencerminkan kedalaman emosional yang dibawa cellosux ke dalam musik mereka. Lagu ini menampilkan perpaduan menarik antara Taiwanese Pop dan suara khas cellosux, menciptakan lanskap suara yang menggugah yang beresonansi dengan pendengar.

“Ini adalah lagu terakhir dari era galau saya,” kata cellosux. “Saya akhirnya berdamai dengan patah hati yang saya alami sekitar 2 tahun yang lalu.”

“Merilis dan merekam Sorry For Everything Goodbye Forever terasa seperti mimpi buruk yang menjadi kenyataan. Ini membantu saya menghadapi kesepian dan patah hati, saya tidak akan bisa move on jika bukan karena album ini. Album ini ada beberapa featuring dengan rmhrto, Adeliesa dan beberapa lagu yang di co-produce oleh Cosmic Burp & Noni.

Single “Don’t You Forget About Me” dan album “Sorry For Everything Goodbye Forever” tersedia di semua platform streaming utama mulai 17 Mei 2024. 

Untuk pembaruan lebih lanjut, ikuti @cellosux di Instagram dan Twitter.

About cellosux:

Cellosux memiliki ambisi membuat musik yang menghadapi keinginan dan ketakutan terdalamnya. Cellosux alias Marcello Laksono yang berasal dari pinggiran kota Jakarta, merilis EP debutnya Vulnerability pada 2019 sebelum diundang oleh 88rising untuk merekam dan tampil di Head in The Clouds di Los Angeles 2019.

Dengan total lebih dari satu juta streaming di seluruh dunia, cellosux bertujuan membawa pendengar dalam pengalaman naratif melalui albumnya.

Sejak itu dia mandiri untuk memulai perjalanan menulis, memproduksi, dan merilis musiknya sepenuhnya. Pada tahun 2022, dia merilis album pertamanya Down in The Dumps yang mendapatkan ulasan positif dan banyak publikasi mengatakan bahwa dia adalah inovator dan salah satu penampil indie terbaik dalam haknya sendiri.

Musik cellosux membangkitkan kenangan segar tentang band-band seperti Weezer, Smashing Pumpkins, Blink 182 yang dikombinasikan dengan musisi bedroom/alt pop eksperimental seperti boylife, Jean Dawson, JPEGMAFIA, dll.

About Author

Irwan Johns

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *