RASYIQA Tinggalkan Suramnya Cinta Melalui Single Baru “Two Shades Of Blue”

RASYIQA Tinggalkan Suramnya Cinta Melalui Single Baru  “Two Shades Of Blue”

Setelah merilis lagu perdananya “Reckless” pada September 2021, dan disusuli oleh lima lagu lainnya hingga penghujung 2023, kini penyanyi kelahiran asal Jakarta, Rasyiqa kembali membuka perjalanan bermusiknya di tahun 2024 dengan merilis lagu terbarunya, “Two Shades of Blue”. Secara musik, lagu ini masihmengusung unsur musik pop rock yang Rasyiqa terus ingin hadirkan dalam fase satu menuju albumnya, akan tetapi secara tema lagu ini menceritakan perasaan jatuh cinta ketimbang rasa
patah hati atau kekecewaan yang biasanya ia utarakan pada lagu-lagu sebelumnya. Pada segi
penulisan lagu ini, Rasyiqa ditemani oleh Mikha Angelo, sedangkan untuk proses produksi
rekaman lagunya ia kembali dibantu oleh Heston Prasetyo, sosok yang telah memproduseri
sebagian besar dari lagu-lagunya.


“Proses menulis lagu ini diawali dengan gue yang sedang writers block. Gue lagi mau nulis
beberapa lagu yang mudah-mudahan bisa gue jadikan ke sebuah proyek EP untuk dirilis
pertengahan 2023. Namun gue kepikiran, kalau memang benar temanya tentang pengalaman
patah hati gue kok rasanya gak make sense ya apabila gue tidak menceritakan keseluruhan
ceritanya. Paling tidak harus ada beberapa lagu yang bisa menggambarkan pikiran gue itu
gimana sih kalau lagi jatuh cinta. Akan tetapi, pada realitanya gue jarang sekali berhasil
mengutarakan perasaan gue sendiri karena takut sendiri juga. I know it’s a bad idea from the
start apalagi ketika kita tidak tahu apakah orang itu juga bisa tertarik dan suka sama kita pada
akhirnya. Mungkin itu juga salah satu alasannya kenapa gue ingin menulis lagu yang temanya
kaya gini dengan orang lain, karena terkadang gue suka kepikiran am i over my head for saying
this? I am no expert in this department but I know someone – someone who is able to imagine
scenarios in his head so well, and that’s Mikha.” ucap Rasyiqa.


Terlepas dari bakat penulisan lagu yang ia ketahui, “Two Shades of Blue” juga berangkat dari
pertemanan yang sudah terjalin cukup lama antara Rasyiqa dan Mikha. Sedikit kilas balik,
keduanya bertemu di tahun 2013 silam. Saat itu, Rasyiqa memang seorang Tunist (sebutan
untuk fans TheOvertunes, band Mikha). Di perjalanannya, ia terinspirasi untuk turut menjajal
kiprah bekerja di industri musik. Selain Mikha, dan Heston yang terlibat, lagu ini juga menghadirkan Marco Steffiano untuk mengisi bagian drum. Sedangkan proses mixing lagu ini dikerjakan oleh Stevano dan mastering dilakukan oleh Dimas Pradipta.


“Two Shades of Blue” bercerita tentang dua orang yang bisa tampak atau memiliki potensi untuk
serasi satu sama lain di dalam sebuah hubungan, yang digambarkan dengan warna biru yang
mana salah satunya terlihat lebih terang dibandingkan dengan warna satunya. Istilah ‘Two Shades of Blue’ artinya adalah dua orang yang mirip/sama dari segi visi dan cocok/serasi. Namun bedanya mereka memiliki cara pandang terhadap dunia di level yang berbeda. Midnight, mewakilkan gue yang mungkin cukup skeptis dan cukup takutan, ia sedang memandang sekitarannya dengan hanya warna hitam putih dan abu-abu, sedangkan Navy yaitu 1-2 warna di atas Midnight yang lebih terang mewakilkan seseorang yang sudah mengalami fase skeptisnya dan takutan dan menjadi lebih cautious carefree bisa dibilang.

Namun ketika si Midnight ini ketemu si Navy, pandangan ia terhadap sekitarnya lebih ada warna
terutama terhadap si Navy yang ia lihat ada soft blue light, yang artinya she will always have a
soft spot for him.” jelas Rasyiqa. Meskipun musik yang mengiringi lagu ini terinspirasi oleh lagu-lagu pop yang cukup bersemangat seperti “That Thing You Do!” dan juga “Accidentally in Love” milik Counting
Crows, namun “Two Shades of Blue” pada akhirnya – spesifiknya di bagian bridge sang solois menekankan perasaan dan pertanyaan-pertanyaan tersebut, bahwa ia ingin segera lepas dari bayang-bayang ketakutan ketika bertemu seseorang yang terasa serasi untuk menjalin sebuah hubungan. “What am I to you? A different shade of blue, is it enough for you?”


“Realitanya aja, kilas balik pengalaman gue selama ini, setiap gue jatuh cinta sendiri selalu ada
rasa denial dan ketakutannya. Salah satunya juga kejadian ini, kalau gue cukup dengan orang
yang mirip ama gue, punya hobi kesukaan yang sama, apakah itu cukup untuk orang itu bisa
jatuh cinta juga sama gue? Would it be enough? ” tutupnya.“Two Shades of Blue” merupakan
satu lagi rangkaian dari Rasyiqa menuju album penuh perdananya, ‘Reckless Case’ yang
dijadwalkan rilis pada sebelum penghujung tahun 2024.


Selaras dengan judul album, tema besar yang disampaikan Rasyiqa adalah kisah tentang
seorang perempuan yang tengah mencari cara untuk mengutarakan perasaannya terhadap
lelaki yang ia damba, yang nantinya digambarkan dengan lagu-lagu di dalamnya termasuk yang
sudah lebih dulu rilis seperti “Waiting on Fireworks”, “A Song For Someone Else”, “2:15 (Steph’s
Song)”, “I’ve Had Enough”, “Get Up (Get Out!)”, dan “Reckless”.

About Author

Irwan Johns

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *