Shena Malsiana Memeluk Sisi Gelap Dalam Album Perdana Bertajuk “Fragmen”

Shena Malsiana Memeluk Sisi Gelap Dalam Album Perdana Bertajuk “Fragmen”
Setelah melewati berbagai lika-liku yang dijalani dalam merintis karier bermusiknya, akhirnya Shena Malsiana merilis album perdananya yang bertajuk ‘Fragmen’. Judul ‘Fragmen’ dipilih karena merupakan penggambaran dari proses yang ia lewati ketika membuat lagu-lagu yang tertuang dalam album tersebut. 

Shena Malsiana bercerita, ketika menulis sebuah lagu, ia biasanya memulainya dari satu penggalan, kemudian berlanjut pada penggalan lainnya. Proses itu tak ubahnya ia pandang layaknya mengumpulkan kepingan-kepingan atau fragmen dan kemudian menggabungkannya menjadi satu. 

Tidak hanya menggambarkan proses terciptanya sebuah lagu lewat tangannya, bagi Shena Malsiana, ‘Fragmen’ juga merupakan potret dari jalan terjal dan berliku yang ia lalui dalam proses penggarapan albumnya. Shena Malsiana mengaku, untuk menghasilkan album perdananya, tak sedikit upaya yang ia lakukan. Selama merintis karier di dunia tarik suara, ia juga mengalami jatuh-bangun yang membuat proses penggarapan albumnya sempat terpenggal. 

Namun, kini ia berhasil menyatukan berbagai fragmen perjalanan hidupnya dan ingin membagikan ceritanya dalam album. Oleh karena itu, di album ini, Shena Malsiana ingin memeluk sisi gelap yang pernah ia alami dengan jujur dan seerat-eratnya. Karena baginya, pada akhirnya musiklah yang membawanya bangkit dari kegelapan dan menerimanya dengan lapang dada. 

“Ini adalah debut album pertama setelah bertahun-tahun aku bernyanyi. Maka itu, semua lagu yang ada di album ini adalah point of view dari aku semua. Semua lagu di album ini sebagian besar yang nulis adalah aku, Shena, dan message dari album ini adalah kisahku ketika aku lagi dalam masa gelap, dark side of me. Sisi Shena yang mana? Kenapa bikin lagu ini? Ini adalah sisi Shena yang lagi dark yang bisa bikin lagu kayak gini,” ujar Shena. 

Bagi Shena Malsiana, proses menulis lagu-lagu yang tertuang dalam ‘Fragmen’ adalah merupakan prosesnya mengenali diri sendiri. Lagu-lagu itu yang pada akhirnya menjadi ‘penyembuh’ baginya. Oleh karena itu, Shena Malsiana mencoba jujur dalam lagu-lagunya. Oleh karena itu, meski menyoroti bagian hidupnya gelap, Shena Malsiana tetap membalut lagu-lagu albumnya dengan pesan yang optimis. 

“Meski ini menyoroti sisi dark side aku, tetapi aku deliver message-nya bukan berarti harus gelap. Oke memang ini masa-masa desperate, tetapi aku tetap optimis,” jelas dia. 

Di tengah penggarapan album perdananya, Shena Malsiana sempat hampir menyerah pada dunia tarik suara yang selama ini ia cintai. Akan tetapi, dukungan dari orang-orang yang dekat di hatinya lah yang membuatnya kembali bangkit dan mampu menyelesaikan ‘Fragmen’ sebagai album yang utuh. 

“Album ini harusnya keluar di 2020, tetapi di tengah-tengan penggarapannya, aku mengalami banyak tempaan dalam hidup. Sempat pesimis bahkan hampir menyerah, waktu itu aku sempat ingin berhenti nyanyi. Tetapi setiap kali mau berhenti, selalu dikasih jalan, dikasih sign,” cerita Shena. 

“2021 itu bisa dibilang naik-turunnya Shena, tapi semua terlewati berkat kepercayaan tim aku kepada aku. Di saat aku hampir menyerah, mereka yang menaruh kepercayaan itu kepada aku. Akhirnya aku juga jadi semangat karena orang-orang yang percaya,” sambung dia. 

Setelah bertahan melalui tempaan yang ia hadapi, Shena Malsiana akhirnya menyadari bahwa ia tak bisa lepas dari bernyanyi. Baginya, menyanyi bukan hanya sekadar pekerjaan yang ia jalani, tetapi juga satu hal yang bisa membuatnya bahagia. 

“Ternyata bernyanyi bukan hanya mempengaruhi jiwa, tetapi juga raga,” ungkap dia. 

‘Arti Cinta’ Sebagai Lagu Utama 

Bersamaan dengan dirilisnya album ‘Fragmen’, Shena Malsiana juga sekaligus merilis ‘Arti Cinta’ sebagai lagu utama (focus track) dari albumnya. Di antara lagu-lagu lainnya yang berkisah tentang sisi gelap yang berhasil ia lalui, ‘Arti Cinta’ merupakan lagu yang terbilang terang. 

‘Arti Cinta’ diciptakan Shena ketika melihat kedua orang tuanya yang masih saling mencintai meski telah menua. Baginya, kedua orang tuanya adalah bukti dari arti ketulusan cinta yang sesungguhnya. Kedua orang tuanya pula lah yang menjadi semangat bagi Shena untuk terus menyalakan asa dan api semangatnya. 

“‘Arti Cinta’ itu adalah point of view melihat kisah cinta yang positif, ketika melihat orang tuaku. Mereka sudah bersama dalam waktu yang lama tanpa harus memamerkan afeksi yang berlebihan dan pembuktian yang berlebihan. Mereka adalah patokanku dalam cinta sejati. Orang tuaku adalah inspirasiku dalam memandang yang namanya cinta,” kata Shena Malsiana mengenai lagu tersebut. 

Shena Malsiana juga memiliki alasan yang kuat mengapa memilih ‘Arti Cinta’ sebagai lagu utama. Selain karena lagu itu yang temanya paling berbeda dari lagu-lagu lain di albumnya, lagu itu juga menjadi hadiah untuk orang tuanya. 

“Ini hadiah untuk orang tua, gue ingin merayakan album ini bersama mereka. Selain itu, kenapa jadi focus track adalah karena aku suka lagunya dan pesannya dalam lagu itu tuh penting untuk di-share ke orang,” ungkap dia. 

Tracklist: 
1. Yang Berlalu
2. Berhenti Bicara
3. Lagu Marah
4. Terlalu Ikhlas Untuk Kau Sakiti
5. Tidak Penting
6. Arti Cinta – Focus Track
7. Melawan Awan
8. Peran
9. Nelangsa
About Author

Erik Sabeni

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *